Selasa, 16 Agustus 2016

Pentingkah Belajar Calistung pada Anak Kecil

"Udah bayarnya mahal, belum bisa "calistung" lagi." begitu sebuah sms datang tanpa penampakan pemilik nomor.
Saya selalu bicara pada calon murid baru kami, jika ingin cepat bisa baca tulis, kursus saja di *****, sekian jam di jamin bisa baca.
Salah alamat jika datang pada kami untuk tujuan seperti itu, Kami di sini mendampingi anak-anak agar belajar HIDUP, karena ini sekolah kehidupan, bukan kursus calistung. jika hanya ingin calistung gabungan huruf, kata , kalimat dan simbol-simbol abstrak lainnya, tak perlu buang-buang waktu datang ke sekolah kami, karena kami tak menyajikan baca tulis hitung instan. mudah saja dilakukan tapi itu bukan gaya kami apalagi tujuan.
Bahkan kami cenderung menghindari proses instan dan lebih memilih proses alami, yang terkesan lama namun anak nyaman dan bahkan menemukan sendiri huruf kata dan kalimat. Sabar dalam proses adalah hidden kurikulum kami.
Saat mereka bisa calistung secara alami mereka tertarik dengan baca dan teruuus akan baca sampai level advance, baca ciptaan Allah di seluruh alam tersurat dan tersirat, saat ia bisa tulis ia akan teruuus menulis sampai level product yakni menulis idenya menjadi sebuah buku atau apapun dan saat ia bisa hitung ia akan teruus memperhitungkan apapun termasuk hitung besar manakah amal baikku atau amal burukku.
Bukan hanya bisa membaca gabungan huruf dan kata tanpa tahu makna lalu tak suka baca, bukan hanya bisa tulis berlembar-lembar pindahkan kalimat orang lain dari papan tulis atau menyalin dari buku lalu disimpan, bukan hanya menghitung tambah kurang kali bagi dapat nilai dan lulus ujian lalu bingung selesaikan masalah hidup.
Kami bertekad membangun anak-anak pada semua aspek kehidupan, mulai dari fisik, visual, verbal, sosial, natural, individual, logis matematis, dan seluruh aspek kecerdasan lainnya, sehingga dimanapun ia berada, ia akan potensikan seluruh kecerdasannya untuk menyelesaikan masalah hidupnya.
Oh ya masalah mahal, Jika dibandingkan sekolah induknya bermethode sentra biaya masuk ke Salsabila jauh tanah ke langit. Biaya di sekolah kami teramat sangat murah, bahkan lebih murah dibanding biaya pulsa internet bapa dan ibu perbulan, apalagi biaya jalan-jalan, atau makan-makan. Namun jika ingin membandingkan dengan Sekolah Negeri di Purwakarta, tentu saja kami mahal karena SDN dibiayai pemerintah dan orang tua tak perlu bayar biaya operasional. Sedangkan kami membiayai operasional kami sendiri.
Tapi bagi sebuah keluarga yang memiliki tujuan pendidikan yang kaffah, mereka tak akan memikirkan berapa biayanya, berapa lama bisa baca, dan juga berapa kilometer jaraknya.
(Terima kasih dan salam takdzim pada orang Subang yang rela mengontrak untuk sekolah di Salsabila, Orang Karawang yang rela bolak balik bermacet ria di jalan untuk pulang pergi ke salsabila, Jatiluhur, Wanayasa, BBC, Campaka, Cibatu dll. yang fokus pada tujuan dengan menerjang tantangan dan hambatan)

CARA MENGEMBALIKAN PULSA SALAH KIRIM

Setelah satu jam menerima pesan dari M-banking bahwa pulsa yang saya kirim sudah sukses masuk namun nomor yang saya tuju tak jua tambah saldo membuat saya penasaran untk cek dan ricek nomor yang saya kirim. Dan benar saja ternyata nomor yang saya kirim salah satu angka saja, seharusmya angka tiga tapi ternyata saya mengetik angka 7. Tak banyak memang, hanya 25 ribu saja, tapi pulsa sejumlah itu cukup untuk online di efbe selama sebulan, he.
Ada rasa ragu untuk menghubungi sipemilik nomor, paling akan membuang waktu saja bahkan jangan-jangan akan menguras emosi pula, orang yang tak saya kenal itu paling tidak mau saya hubungi. jadi sebaiknya lupakan saja.
Namun kemudian timbul fikiran, kenapa saya harus berfikir negatif, tak semua orang berperilaku negatif di dunia ini, mungkin saja sipenerima pulsa adalah orng yang baik. bukankah Allah melarang kita untuk berfikiran negatif?
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
(al-Hujurat: 12)
Lalu saya memberanikan diri meng -sms nomor nya dengan sopan tentunya, namun belum ada jawaban. lalu saya menelponnya.
"Maaf dengan siapa?" Begitu saya dengar suara di ujung telpon.
" Maaf pa... saya habibah, saya salah kirim pulsa pak, he he maaf ya bisa di balikin ga?" ujar saya sok akrab.
Terdengar suara tertawa diujung sana juga, "Oh... saya kira ada yang baik hati kirim saya pulsa, ternyata ada yang salah kirim ya...?, baik akan saya coba kembalikan ya." Jawabnya ramah.
"Ia pak... terima kasih sebelumnya."
Lalu saya mengirim pesan agar bapak tadi tidak usah mengembalikan semuanya mengingat sms kirim pulsa pun berbayar. Namun beliau mengirim kembali semua pulsa yang saya kirim.
Saya bisa membayangkan tipe si bapak ini, pasti beliau bukan orang biasa yang memanfaatkan kesalahan orang lain menjadi keuntungan dan mungkin baginya pulsa 25 ribu tak bernilai apa-apa.
Terima kasih pak, maaf jika pada awalnya saya sudah berfikir negatif.
So... berfikir positif saja....
Like
Comment

HIDDEN MOVEMENT

"Seka:ang aku mau sa:apan bubu:", ungkap Avia yang mulai sedikit menampakan konsonan r samar samar, Usianya menginjak Tiga Tahun. Aza dan abang pun kompak ingin sarapan bubur pagi ini, Saat mereka lahap makan bubur, saya mulai masuk pada sesuatu dibalik bubur.
"Bubur in teksturnya lembut, betapa lamanya tukang bubur memasak beras ini ya sampai lunak, jadi apa ya yang harus kita lakukan terhadap tukang bubur?"
Lalu Aza berkomentar, "Berterima kasih,"Sebelum saya mengapresiasi pendapatnya, Aza melanjutkan pembicaraannya, "Ada kacangnya bunda, ada yang menanam kacang, ada yang membersihkan kebun kacang, ada yang memanen kacang, menjemur, mengolah menjual, ada sopir yang mengangkut, ada yang menggoreng kacang lalu sama tukang bubur disimpan diatas bubur kita dan kita memakannya."
Belum selesai Aza bicara, Avia berkomentar, Adal Allah yang menciptakannya.""Maka Kita bersyukur pada-Nya dan berterima kasih pada jutaan orang yang turut andil dalam bubur yang kita makan."Benarkah jutaan ? Bisa jadi ratusan juta, Abang Luthfi membahas mangkoknya, pabrik mangkok, bahan tambang untuk membuat mangkok, ribua karyawan mangkok, belum lagi sendok, botol kecap kaleng kerupuk, Gerobak kayu, petani kayu, unsur besi pada kayu. jika ditelisik tak cukup satu rim kertas membahasnya... s
Subhanallah

Indonesia Tradisional Game-SONDAH MANDAH

Kemarin Avia berkata,”Aku pilih sepatu yang gak lepas kalau meloncat.” Tangan mungilnya dengan gesit memakai sepatu, posisinya badannya duduk untuk memudahkan pemakaian sepatunya. Hari ini Avia dan teman-teman bersemangat untuk bermain Sondah mandah atau di Purwakarta lebih dikenal dengan SONDLAH. Bagaimana di daerah anda? Apakah namanya “engkle?” he... apapun namanya kita memainkannya dengan pola yang sama bukan?
Kita akan loncat diatas kotak-kotak berjumlan 7 kotak. Semua pemain melalui rintangan yang sama, mulai dari menginjak kotak dengan satu kaki sampai kotak ke-7, kemudian kembali lagi ke kotak pertama dengan tantangan yang berbeda seperti menutup mata sampai ke kotak terakhir.
Fajar menulis pada http://www.kompasiana.com/jarhie/ni... bahwa “Dengan ini kita disadarkan bahwa setiap hari adalah kerja keras, hasilnya dalam permainan ini kita akan mendapatkan bintang disalah satu kotak tersebut, bintang tersebut bisa digambar sebagai rumah hasil kerja keras kita setiap hari, maka orang lain tidak diperkenankan mengganggu rumah kita, sehingga pemain berikutnya tidak akan menginjak kotak yang telah terisi bintang kita, dia harus meloncat lebih jauh ke kotak berikutnya.”
Saya sendiri ingin menambahkan bahwa konsep hak milik tertanam disini, Kita tidak akan pernah masuk pada bintang rumah orang lain begitupun sebaliknya. Ada sanksi saat tak sengaja menginjak bintang orang lain yakni “LASUT” atau giliran main kita selesai dan teman kita mulai bermain.
“Dalam permainan ini akan ada pemain yang mempunyai 3 – 4 bintang berkat kerja kerasnya, berbeda dengan yang sering kalah dalam permainan, dia tidak akan memiliki bintang tetapi hanya lompat dan lompat terus, dalam kehidupan nyata pun seperti itu, yang tidak mempunyai rumah akan mengontrak sana-sini tanpa mempunyai rumah yang tetap. Permainan ini mengajarkan kepada kita pentingnya kerja keras. “ Begitu ungkap Fajar berikutnya.
Dalam penelitiannya Zaini arif menemukan bahwa di Brazil, permainan ini disebut dengan Amarelinha From Earth to Heaven, 7 kotak melambangkan earth (bumi) dan lingkaran di paling atas melambangkan heaven (surga). Tujuan akhir permainan ini adalah menaruh bintang di bulatan teratas, semua pemain akan mempunyai satu bintang di bulatan tersebut, itu melambangkan semua dari kita akan mempunyai rumah di surga

Andapun BISA menjadi Guru Bayi


“Kenapa pilih aku? Haduh, Bagaimana nanti aku kan belum pernah menikah dan punya bayi?” Begitu ungkapnya saat ia diinformasikan akan memegang bayi di Sekolah Sentra Salsabila Purwakarta.
Kami tersenyum, inilah kepercayaan yang kami berikan padanya, dan kami percaya ia bisa, karena tak satupun pekerjaan yang tidak bisa dilakukan jika terus berlatih dan belajar. Kami akanmendidiknya menjadi guru bayi profesional yang meluluskan bayi-bayi cerdas.
Hari ini dia mulai terlatih bicara dengan bayi, puluhan kalimat keluar darinya, namun di ahir pembicaraannya ada kalimat yang membuat kami tersenyum, “Eh... Dezia tersenyum, bu guru bingung mau bicara apa lagi.” ucapnya menggelitik.
Saya menghampirinya dan membantu melanjutkan kalimatnya, “Wah lihat Dezia menggunakan kaos kaki berwarna kuning, ada dua garis pada kaos kaki Dezia, ada garis berwarna merah ada garis berwarna biru, teksturnya empuk. Ada Karpet untuk alas, bentuknya persegi panjang,...”
Belum selesai saya membantu, Bu guru Bayi menyela: “Oh... masih banyak, banyak ya kalimat nya.... ah masih banyak.” ungkapnya semangat. ia pun terus membahas segala sesuatu yang bisa dilihat di rasa, di raba dan didengar oleh Dezia.”
Anda berminat menjadi Guru Baby? Lulusan Sarjana minimal SMU atau masih kuliah? bisa membaca Al-Qur’an? Silahkan bergabung bersama kami di 087778884880

ANAK ADALAH PROFESSOR

oleh:Habibah Sirojudin
Sering kali saya mendengar cerita dari seorang ayah yang baru mulai melakukan sholat saat ia memiliki anak karena anak memprotes saat ayah tak melakukan sholat, seorang ibu yang tiba-tiba berhijab karena protes sang anak pula. Saya kira andapun pernah berubah karena anak bukan ?
Selevel kakak slank pun pernah berubah karena anak, suatu ketika sang anak terus menunggu ayah nya untuk mengimaminya sholat subuh, padahal sang ayah baru saja pulang manggung.
Ya, Tak selalu anak belajar dari guru dan orang tua, di Sekolah kami Salsabila, kami siap belajar dari mereka. Karena bagi kami, mereka adalah profesor-profesor cilik yang luar biasa.
Tiga tahun lalu, saat Aza duduk di kelas Dua SD, saya belajar cara menyimpan sampah pada tempatnya sesuai prosedur. Kebiasaan saya saya saat itu membuang sampah dengan cara melempar baik dari jarak dekat atau jarak jauh yang membuat Aza tidak nyaman. Aza mengingatkan saya agar menyimpan sampah dari jarak dekat dan simpannya pelan-pelan.
"Maaf Aza bunda baru tahu caranya, terima kasih ya sudah mengingatkan." itu jawaban saya saat ia mengoreksi kesalahan.
Sejak saat itu saya menyimpan sampah pada tempatnya dekat jarak dekat dan pelan-pelan(jika ingat tentunya he) karena kadang saya menyadarinya seusai melempar sampah lalu termenung mengingat Aza. karena myelin yang sudah tebal dengan informasi dan kebiasaan negatif tak serta merta terubah dengan informasi positif yang baru saru kali. Bahkan menurut dr. Ratih perlu 700 kali membuat informasi menjadi kebiasaan. Itupun untuk anak balita yang masih suci dan belum pernah melihat informasi negatif. (jadi jangan bosan mengalirkan informasi positif dan mencontohkannya ya!)
Begitupun kebiasaan nenek yang sering melempar baju kotor ke tempat cucian, membuat nenek belajar banyak dari sang cucu.
Balita Avia ini tak segan-segan mengoreksi nenek bahkan melakukan 5 kontinum pendampingan sampai ke tahap 5.
KESATU KEHADIRAN, Ia menatap heran neneknya yang melemparkan baju kotor ke tempat cucian.
KEDUA bicara tidak langsung
"Via simpan nya pelan"
KETIGA PERTANYAAN
Kenapa ema (nenek) lempar bajunya ?
KEEMPAT PERNYATAAN LANGSUNG
Avia bicara, "Simpan bajunya pelan-pelan."
KELIMA INTERVENSI FISIK
Avia mengambil baju kotor dan menyimpannya pelan sambil bicara, "simpan pelaaan."
Bahkan Avia sampai mengulang nya tiga kali. Karena ada tiga baju yang di simpan dengan tiga kali bolak balik, mengambil dan menyimpan sambil bicara "simpan pelan."
Nah, bagi anda para orang tua dan guru, belajarlah dari anak anak didik kita, tak perlu sombong dan merasa guru tahu semua, karena anak adalah profesor kita!

TIPS BANGUN SUBUH SEGAR BUGAR


Oleh Habibah Sirojudin
Berapa jam sih waktu yang dibutuhkan untuk tidur, sehingga anak dapat mengikuti kegiatan tepat waktu? Pertanyaan ini muncul dari beberapa orang tua yang sering kali dipusingkan oleh ulah anak nya yang susah bangun saat subuh. Mungkin anda salah satunya.
lagi-lagi usia sangat mempengaruhi waktu yang diperlukan untuk tidur. Semakin kecil usia anak semakin banyak waktu yang dibutuhkannya.
anak usia SD umum nya membutuhkan waktu tidur 10 -11 jam/hari. Anak preeschool umumnya membutuhkan waktu tidur 11-13 jam/hari. Anak toodler/Batita membutuhkan waktu 12-14 jam/hari dan bayi membutuhkan
14 sampai 15 jam/hari. Begitu yang dilansir oleh majalah parenting.
Jika kebutuhan tidur anak tak terpenuhi maka akan berpengaruh pada kegiatannya. Jika anak tidurnya lama namun tetap merasa ngantuk di siang hari itu tandanya tidurnya tidak berkwalitas.
Berikut tiga tips agar tidur berkwalitas ala drg. Wismiarti Tamin
PERTAMA MAKANAN
Makanlah protein 30 menit sebelum tidur, boleh protein hewani atau nabati. Protein dicerna dan digunakan setelah 8-9 jam, artinya badan akan terasa segar saat bangun pagi dan energi sudah siap guna dari protein tadi malam.
KEDUA, Hindarkan anak dari segala jenis layar, baik itu TV, Laptop,Gedget dan lain-lain. dr. Anak Ayu Pratiwi berkata:"Jangan bangga anak mampu bermain segala jenis gedget, itu bukan pintar bahkan merusak otak anak. Bahkan drg. Wismiarti mengatakan Layar berpengaruh pada pemisahan serabut otak depan dan belakang sehingga membuat anak abai dengan segala kegiatan di sekitar.
KETIGA, Bacalah bacaan ringan, mengaji misalnya, baca buku cerita dll.
Dukunglah ketiga tips diatas dengan membuat jadwal tidur sesuai usia anak, misalnya jika anak anda usia balita, yang membutuhkan waktu 12-13 jam, bagilah waktunya 11 jam tidur malam dan dua jam tidur siang. jika anak akan bangun jam 05.00 pagi berarti ia harus sudah tidur pada jam 07.00 malam. Maka mulailah melakukan kegiatan sebelum tidur dari jam 18.00
Jika tiga hal diatas dilakukan konsisten, maka anda akan merasakan manfaatnya.
Sudah siap mengatur pola tidur anak anda?
Jika yang lain bisa, andapun pasti bisa.
Selamat mencoba ya...